a. Tuntunan Agama

1. 31 Tips Dakwah Keluarga

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;…”. (At-Tahriim: 6)

Hidayah itu datangnya adalah dari Allah Subhanahu wa Taala. Boleh jadi, anak mendapat hidayah lebih dahulu berbanding orang tua. Pergaulan dengan kawan-kawan di sekolah mahupun di universiti, mengenalkan sang anak kepada Islam, sehingga pemahaman dan wawasan agamanya melebihi orang tua. Jika tidak pandai mengelola hal ini, berkemungkinan akan timbul pertentangan antara anak dan orang tua.

Ada ikhwah yang ayah dan ibunya sudah dalam kondisi yang islami, tetapi ada pula ikhwah yang orang tuanya masih ammah(awam) dan sama sekali tidak faham tentang agama. Semuanya, tentu harus dikomunikasikan dengan baik, dengan berdialog dari hari ke hari. Seperti halnya kaderisasi(pembinaan) yang harus mengkader(membina) untuk mencetak generasi Rabbani, ada tahapan-tahapan. Ada proses. Perlu waktu.

Posisi kita dalam keluarga, terkadang juga mempengaruhi dawah kita. Bila kita anak sulung, dan memiliki adik-adik, terkadang suara kita lebih didengar. Lantas bagaimana bila kita anak bungsu, dan akhwat pula? Harus berdawah kepada yang lebih tua? Kakak-kakak? Di tengah lingkungan keluarga? Jangan sedih. Kedewasaan tidaklah diukur dari usia, tapi dari cara berfikirnya dan dari cara dia mengatasi masalah. Bukan begitu?

Berikut ini tips-tips yang boleh dilakukan untuk dawah keluarga. Kondisi setiap orang tua berbeza-beza, maka memang memerlukan analisa terlebih dahulu. Namun setidaknya ada point-point asas yang boleh kita terapkan bersama.

1. Membantu orang tua

Bila tak ada pembantu, jangan malas untuk membantu orang tua. Karena ini kesempatan yang baik untuk pendekatan. Boleh dengan membantu mencuci pinggan, menyapu, menyiram, menyetrika, memasak, dan lain-lain.

2. Mendengarkan masalah dan beri penyelesaian yang Islami

Sabtu dan Minggu adalah waktu berkumpul keluarga. Banyak hal yang biasanya dibincangkan. Dan bila orang tua ada masalah, dengarkanlah masalah mereka dan beri penyelesaian yang Islami.

3. Disiplin saat menonton TV

Menonton TV jangan dianggap remeh. Apa jadinya bila aktivi kita ternyata masih suka menonton drama cinta, gossip dan lagu-lagu rock??? Selain tidak boleh dalam agama, pun akan menjadi penilaian tersendiri di mata orang tua. Anakku ini rupanya suka menonton cerita-cerita cinta (?)

4. Bangun pagi

Bangun lewat akan membawa gambaran yang kurang bagus. Apatah lagi aktivi, shalat subuh! ^ _ ^

5. Tersenyum

Selalu berwajah ceria, tidak masam, tentu akan membuat orang yang melihatnya pun menjadi ikut bahgia. Aktivi wajahnya tersenyum selalu. Kalaupun ada kesedihan, cukup sekadar simpan dalam hati.

6. Mendoakan di shalat malam

Meski kita berikhtiar siang dan malam, tetapi hidayah tetap hak Allah. Maka jangan lupa mendoakan mereka di setiap selesai shalat dan di setiap shalat malam kita.

7. Memberi buku Islam yang sesuai

Kalau kita lebih suka membaca Risalah Pergerakan, Perangkat-Perangkat Tarbiyah, tentu orang tua tidak sesuai dengan ini. Maka kita harus menyediakan buku-buku Islam yang sesuai pemahaman mereka. Misalnya untuk ibu, karena sudah ada keluarga, jadi yang lebih dominan dalam pemikirannya adalah tentang keluarga sakinah mawaddah warrahmah. Kita boleh membelikan buku ini. Atau bila kakak kita ternyata sebentar lagi akan menikah, kita boleh mencadangkan buku pernikahan islami, atau tips memilih menantu, misalnya.. ehm ehm

8. Perpustakaan Islam di rumah

Bilik kita penuh buku-buku, wawasan kita menjadi luas. Tetapi keluarga kita tidak. Maka keluarkan buku-buku itu dan letakkan juga di perpustakaan keluarga. Atau bila belum ada perpustakaannya, kita buat sendiri dengan mencari ruangan yang boleh dilihat oleh seluruh ahli keluarga.

9. Hiasi rumah dengan suasana Islami

Simbol-simbol Islam terkadang perlu karena pengkondisian lingkungan adalah sebahagian dari dawah. Kita boleh membeli kaligrafi Islam, atau kabah, dst. Dan mengurangkan adanya patung-patung dan sejenisnya. Tentu hal ini disampaikan secara bertahap kepada keluarga kita.

10. Memainkan tilawah atau nasyid di rumah

Mengenalkan keluarga dengan lagu-lagu yang Islami, sebagai jalan alternatif hiburan. Ar Ruhul Jadid mungkin terdengar enak di telinga kita, tapi bagi orang yang belum faham, belum tentu. Sesekali memutarkan tak mengapa, tapi jangan setiap hari. Cuba putar juga kaset-kaset slow yang disukai oleh orang yang sudah berusia, misalnya nasyid OPICK, Raihan atau Bimbo.

11. Memancing dengan ceramah subuh

Kebiasaan harus ditanamkan. Mulailah dari diri kita dahulu.Selesai shalat subuh, kita menonton ceramah subuh. Orang tua pun pasti menjadi pendengar. Setiap hari, biasakan. Maka Anda akan melihat bahawa orang tua akan menutup TV sendiri, demi menonton ceramah subuh. Dari ceramah subuh yang rutin tersebut, automatik tak ubahnya seperti pengisian harian.

12. Sabar

Sabar dalam berdawah. Jangan pernah kenal henti. Sabar dalam tingkah laku juga. Sabar dengan adik-adik jika ada, tahan kemarahan.

13. Memberi teladan

Makan dengan sederhana, tidak suka ikut ghibah bila orang tua kita berghibah, pakaian sederhana saja dan pastikan bilik tidur sentiasa kemas.

14 Ajak orang tua shalat berjamaah

Shalat berjamaah akan memberi efek yang luar biasa bagi hati. Dalam shalat ini, orang tua menjadi imam, sehingga hubungan orang tua dan anak akan kian menjadi erat karena Allah.

15. Menceritakan aktiviti di universiti

Bila kita ikut program sekolah, cubalah tunjukkan foto-foto, laporan universiti, dan VCD aktiviti universiti. Dengan ini, orang tua tak khawatir apabila ada waktu kita sering di luar rumah.

16. Membawa kawan-kawan bersilaturahim ke rumah

Sesekali, ajak kawan-kawan ke rumah untuk bersilaturahim dengan keluarga kita. Orang tua akan lebih tenang hatinya bila mengetahui bahwa anaknya bergaul dengan kawan-kawan yang baik akhlaknya.

17. Menjadi sumber ilmu

Wawasan kita juga harus luas. Misalnya ketika tengah ada masalah keluarga, tentang warisan misalnya. Nah, kita bisa memberikan penyelesaian tentang hukum waris dalam Islam. Pun hukum-hukum lainnya, seperti pernikahan, zakat, dan lain-lain.

18. Persiapan menikah

Menikah bagi ikhwah tentu ada adab-adabnya. Maka jauh-jauh hari kita harus rajin membincangkan pernikahan Islami ini agar orang tua tidak terkejut. Boleh dengan cara menceritakan walimah Islami yang kita kunjungi atau bahkan mengajak mereka ke walimahan yang Islami. Pun kenalkanla apa itu ikhwan, akhwat.

19. Memperbanyak tilawah di rumah

Rumah yang banyak dibaca tilawah di dalamnya, niscaya akan membawa ketenangan dan keberkahan di dalam rumah.

20. Ramai sedikit tak mengapa

Apa maksudnya? Iya, misalnya ada isu-isu tentang teroris, perjuangan Palestin, dan lain-lain. Kita jadikan tema ini menjadi bahan pembicaraan dan jelaskan dari sudut pandang Islam. Karena tak jarang, keluarga kita juga termakan ghazwul fikri ini.

21. Membeli majalah Islam

Media yang ada di rumah, boleh kita meriahkan dengan majalah-majalah Islam. Ada majalah MAJALAHi, AL-ISLAM,SOLEHA,ANAMUSLIM, dll.

22. Kenalkan dengan yang sebaya

Orang tua juga memerlukan komuniti yang sebaya dengannya. Tidak beza jauh dengan kita saat di universiti, yang kita lebih selesa bila berbual dengan teman sebaya. Maka kita cari tetangga ataupun keluarga yang faham Islam dan kenalkan dengan orang tua. Kita gabungkan dengan mereka dalam dawah. Kakak dan adik kita pun demikian, kenalkan mereka dengan ikhwah di lingkungan mereka. Titip menitip tarbiyah antara ikhwah wa akhwat, sudah menjadi hal yang lumrah.

23. Lemah Lembut

Berdawah harus dengan lemah lembut. Karena boleh jadi hidayah itu tidak langsung turun, tetapi memerlukan proses.

24. Berdikari, dewasa, dan tidak bermasalah.

Kedewasaan bukanlah diukur dari usia. Karena sampai bilapun kita masih boleh bermanja-manja dengan orang tua. Yang terpenting, jangan sampai kita menjadi anak yang bermasalah.

25. Musholla(tempat solat) di rumah

Bila di rumah belum ada musholla, padahal ada ruang yang kosong, maka kita ajukan cadangan untuk membangun musholla di rumah.

26. Mengajak ikut Al Quran di dalam telefon

Orang tua sibuk bekerja? Kakak sibuk kuliah? Ajaklah untuk bergabung dengan software Al Quran dalam telefon bimbit sehingga dawah itu dapat tersampaikan dimana saja dan tanpa ada had masa.

27. Kirim artikel Islam melalui email

Selain itu, ada pula email-email Islam yang boleh kita kirimkan kepada orang tua, adik, dan kakak kita.

28. Alat-alat elektronik yang Islami

Komputer dan HP(telefon bimbit), boleh kita memasukkan hal yang berkaitan Islam, nasyid, properties Islam, dll.

29. Minta pendapatnya

Meminta pendapat orang tua adalah bentuk wujud hormat kita kepada mereka. Karena dengan demikian, orang tua akan merasa dihargai kedudukannya.

30. Cari pasangan yang boleh berdawah pula

Selama ini kita berdawah sendiri. Nah, bila akan dan sudah menikah, carilah pasangan yang sekiranya dapat diajak berdawah pula dengan keluarga kita. Maka dawah bisa menjadi kuat, dua kali lipat!

31. Mampu mencari nafkah

Untuk ikhwan, setelah habis SPM ada baiknya berpenghasilan(bekerja) meskipun sedikit. Untuk akhwat, bila belum berpenghasilan, jangan banyak meminta ini itu kepada orang tua. Meski orang tua kita mampu, bukankah kesederhanaan juga bagian dari perintah agama?

Jika semua tips di atas sudah kita lakukan, maka bersabarlah karena hidayah itu datangnya dari Allah Subhanahu wa Taala dan ingat, Dia menilai proses, bukan hasil. Selamat berjuang ikhwah fillah.

SUMBER : http://halaqah-online.com/v3/index.php?option=com_content&view=article&id=548:31-tips-dakwah-keluarga&catid=37:kekeluargaan&Itemid=86

2. Tips Menjadi Kaya
https://i1.wp.com/3.bp.blogspot.com/_0TeUgwPDq5k/SZwi5WLfsLI/AAAAAAAAAGU/0H-RCQmIk3o/s320/sedekah1.jpg

    • 1. Mengundang Datangnya Rezeki
    • Menolak Bala / Musibah
    • Menyembuhkan Penyakit
    • Memanjangkan Umur
    • Maka Perbanyaklah Sedekah !

    4 Manfaat Sedekah :

  1. Sebanyak-banyaknya kita memberikan infaq / sedekah kepada orang lain, tidak membuat orang yang menerimanya menjadi kaya raya hanya karena sedekah kita.
  2. Tidaklah akan berkurang harta yang kita infaq/ sedekahkan dengan ikhlas karena Allah, melainkan Allah akan menggantinya dengan berlipat ganda .
  3. Kita tidak akan menjadi miskin hanya karena infaq / sedekah .
  4. Seluruh rezeki yang didapat oleh semua mahluk hidup dimuka bumi ini diatur oleh Allah SWT .
  5. Semakin sering kita infaq / sedekah, semakin terbuka lebar pintu rezeki (peluang) dan semakin sering rezeki yang kita dapat.
  6. Semakin banyak infaq / sedekah kita, semakin banyak rezeki yang kita dapat .
  7. FAKTA : HARTAWAN yang DERMAWAN ikhlas karena Allah, tidak pernah menjadi MISKIN / FAKIR karena kedermawanannya BAHKAN HARTA dan KEKAYAANNYA semakin bertambah dan bertambah
  8. Problema : Tidak dapat uang, tidak dapat rezeki. Dapat uang, tapi tidak rezeki. Keluarkan uang (zakat, infaq, sedekah) dari rezeki yang halal : Dapat uang dan rezeki atau Tidak dapat uang, tapi dapat rezeki.
  9. Rezeki bukan hanya uang & kekayaan saja. Kesehatan = Rezeki Ketenangan = Rezeki Kedamaian = Rezeki Keluarga sakinah = Rezeki Istri / Suami / Anak yang soleh = Rezeki Teman dan Lingkungan yang baik = Rezeki Hidayah dan Pengetahuan = Rezeki Khusnul qatimah = Rezeki Dll kebaikan …………………
  10. ZAKAT WAJIB ( Hak Allah ) 2,5 % dari Penghasilan Rezeki dari Allah Penghasilan Rp 1.000.000 = Rp 25.000 Penghasilan Rp 5.000.000 = Rp 125.000 Penghasilan Rp 10.000.000 = Rp 250.000 Penghasilan Rp 25.000.000 = Rp 625.000 Penghasilan Rp 50.000.000 = Rp 1.250.000 Penghasilan Rp. 100.000.000 = Rp 2.500.000 Hak fakir miskin, anak yatim dan yang berhak menerimanya, harus segera diserahkan, Jangan ditunda, Jangan dimakan !
  11. Hak Allah harus segera diserahkan – jangan ditunda – tandanya kita bersyukur – Allah akan menambahnya. Jangan sampai Allah sendiri yang mengambilnya. Jika Allah yang mengambilnya – kita akan merasakan penderitaan akibatnya.
  12. Selebihnya adalah Infaq dan Sedekah (sunnah). Tingkatkan Zakat + Infaq / Sedekah jadi minimal 10 % dari penghasilan kita.
  13. Ustd Yusuf Mansur “ Matematika Allah ” : Infaq / sedekah Rp 1.000 Allah ganti minimal Rp 10.000 (10 X lipat). Infaq / sedekah Rp. 10.000 Allah ganti minimal Rp 100.000 (10 X lipat). Infaq / sedekah Rp 100.000 Allah ganti minimal Rp 1.000.000 (10 X lipat). Infaq / sedekah Rp 1.000.000 Allah ganti minimal Rp 10.000.000 (10 X lipat).
  14. Kemana kita utama serahkan infaq dan sedekah ? : Keluarga dan Family dekat yang miskin. Pembantu, Sopir dan Orang2 yang membantu kita. Anak yatim dan Fakir miskin. Fishabilillah, Ustad, Guru dan Ahli Ibadah yang miskin. Orang yang menghadapi musibah dan kesulitan. Tempat ibadah, Majelis Ta’lim dll.
  15. Untuk ZAKAT , INFAQ dan SEDEKAH , lakukanlah sekarang juga, setiap saat, setiap kita dapat rezeki bukan menunggu setelah kita banyak uang / harta.
  16. Jangan tunggu sampai pengemis, anak yatim, fakir miskin, kotak amal, panti asuhan dll datang ke kita, tapi cari dan datangi !
  17. ZAKAT, INFAQ dan SEDEKAH IKHLAS karena ALLAH dan Ridha ALLAH bukan karena hal hal yang lain.
  18. Tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah. Sebaiknya tangan kanan memberi tangan kiri tidak tahu. Hindari riya , ingin dipuji atau mencari popularitas yang akan menghapuskan amal.
  19. ALLAH mencintai orang-orang yang ber SEDEKAH .
  20. Apabila ALLAH Sudah mencintai seseorang, maka apapun masalah yang dihadapinya akan diselesaikan ALLAH .
  21. Masalah KITA : Banyak Hutang Susah Rezeki Sulit Mencari Pekerjaan Mencari Jodoh Tidak Punya Anak Bisnis Tidak Lancar Sakit, Musibah, Gelisah Sulit Belajar, Dll …………..
  22. Jemputlah Rezeki, Kesehatan, Rahmat dan Hidayah dengan SHOLAT , DOA , INFAQ dan SEDEKAH .

SUMBER : http://www.slideshare.net/guestcab132/tips-menjadi-kaya-presentation

3.Tips Memilih Nama Bayi

http://orido.files.wordpress.com/2010/01/khairyarkanzaid.jpg

Mempunyai arti atau makna yang dalam
Apa yang sebenarnya terkandung dalam sebuah nama? Banyak nama anak diambil dari bahasa yang mempunyai makna yang sangat dalam dan sebaliknya, mungkin beberapa diantaranya malah tak berarti. Jika anda menemukan nama yang indah, akan tetapi bermakna “sesuatu yang lemah”, pasti anda akan mencari alternatif nama yang lain.

Dalam kasus yang sama, jika anda baru akan mulai mencari, pertimbangkanlah nama berdasarkan keadaan yang positif yang mungkin mewakili bayi anda. Banyak anak-anak yang diberi nama yang mempunyai symbol harapan dan kebahagiaan.

Mempunyai Kesan
Kesan apa yang dibuat nama tersebut Jika anda memberi nama anak anda dengan nama yang sulit untuk diucapkan, anda harus memikirkannya kembali. Beberapa orangtua menganggap hal tersebut sangat menarik. Hal ini justru membingungkan orang lain.

Secara umum, nama keluarga yang panjang dipasangkan dengan nama pertama yang singkat, begitupula sebaliknya. Kita harus ingat, setiap anak akan menuliskan namanya pada setiap kertas pada sepanjang hayatnya.

Jangan lupakan kenangan masa lalu
Mungkin satu nama akan terdengar indah di telinga anda, sampai anda mengetahui bahwa nama tersebut persis sama dengan nama mantan tunangan suami anda begitupula sebaliknya. Jika suatu nama memberi rasa yang buruk di lidah anda, maka hal tersebut akan terbawa ketika anda berbicara pada anak anda. Maka temukanlah nama dari sesuatu yang bisa menyenangkan semua pihak.

Agama
Banyak agama membahas pemberian nama kepada bayi yang baru dilahirkan menurut kepercayaan agama-agama tersebut. Beberapa agama merasa bahwa nama anak harus berasal dari leluhur, beberapa menganjurkan untuk memberi nama yang berhubungan dengan nama nabi atau orang suci. Agama adalah aspek yang penting untuk dipertimbangkan, namun biasanya akan lebih mudah dicampur dengan nama tengah, nama keluarga, atau sedikit kreativitas.

Kehormatan
Haruskah seorang bayi diberi nama sebagai symbol kehormatan Anak pertama mungkin akan diberi nama setelah ayahnya. Jika ini terjadi, berilah nama panggilan untuk menghindarkan dua nama dalam satu keluarga. Nama tengah bisa menjadi alternative cara untuk menghormati leluhur atau orang tua.

Julukan
Beberapa nama sangat mudah untuk diberi julukan. Jika anda berpikir julukan tersebut sangat baik dan postif, maka gunakannlah secepatnya.

Jenis Kelamin
Terkadang, garis nama antar gender sangatlah tipis. Hal ini bisa menjadi hal baik bagi bayi anda ataupun sebaliknya. Anak lelaki misalnya, tidak pernah menginginkan satu ruangan dengan seorang perempuan yang mempunyai nama yang sama.

Ejaan
Pada satu kasus, anda mungkin akan mempertimbangkan nama dengan ejaan yang unik dan tradisional. Akan tetapi, jika nama bayi anda sangat sulit dieja dan sulit untuk diingat bahkan untuk ditulis sekalipun, maka anda telah melangkah terlalu jauh.

Mudah dibawa
Yang paling penting adalah anda dan anak anda dapat hidup bahagia dengan nama tersebut. Apakah anda nyaman dengan nama tersebut ketika diucapkan? Apakah nama tersebut mudah jika diucapkan di balik pintu atau lantai atas?

Ingatlah, bahwa nama akan menjadi beban bagi anak.Jika seorang anak diberi nama sesuai dengan nama seorang yang terkenal di negara atau budaya, apakah dia akan kuat menghadapi tekanan?

Seperti halnya kehamilan, memilih nama bayi yang sempurna adalah sebuah pengalaman unik bagi setiap orang tua. Kita dapat mengambil pelajaran dari para orang tua yang mempunyai banyak anak. Bagaimana mereka memberi nama pada setiap kelahiran anak-anak mereka. Hal yang penting bagi kita adalah memiliki pikiran dan hati yang terbuka untuk dapat mengambil pelajaran tersebut.

Banyak orang tua terlalu memfokuskan diri pada proses kelahiran anak mereka dan kurang memperhatikan masalah penamaan. Ada baiknya, orangtua merencanakan dengan baik nama yang akan diberikan bagi anak mereka. Nikmatilah perencanaan dan yang paling utama, nikmatilah kebahagiaan menjadi orangtua.

SUMBER : http://kambingaqiqah.com/tips-memilih-nama-bagi-bayi-anda/

4. Menjaga Aurat Bagi Wanita

Assalamu’alaikum w.b.t kepada semua pembaca. Hari ini saya ingin menyentuh serba sedikit tentang bab aurat. Na’uzubillah..wanita dunia hari ini semakin lupa akan tanggungjawab ini. Bukanlah tujuan saya ingin memperli mana-mana pihak tetapi saya ingin berkongsi sesuatu dengan anda semua dari apa yang saya baca dan apa yang saya lihat.
Sememangnya ramai wanita Islam diluar sana yang memandang remeh tentang etika berpakaian dan berhias diri mengikut Islam. Mungkin ada yang tidak tahu, atau sengaja tau tapi malu untuk melaksanakannya? Dengan berkembangnya pengaruh Barat dan unsur globalisasi sekarang ini, semakin ramai anak muda, walhal ada di antara sahabat-sahabat sekolah saya juga, makin tersasar.Kalau dulu kat sekolah, ada dikuatkuasakan pemakaian tudung, alhamdulillah pemandangan yang biasa dilihat. Kadang-kadang terkejut juga bila di luar ketika bukan waktu sekolah atau cuti, ramai yang tak bertudung sahaja. Itu baru bab tudung. Pakaian saya tak nak cerita. Nak ditegur kawan, salah tegur lain jadinya. Sekarang diluar kawalan sekolah, masing2 dah masuk universiti, bekerja, sedih melihat kawan-kawan ini tidak bertudung juga. Sukar sebenarnya nak menegur dengan berhikmah. Bagi yang faham, alhamdulillah.

Alhamdulillah bagi yang pakai tudung adalah lebih baik, dari tak pakai langsung walaupun pemakaiannya tak sepenuhnya mengikut syariat. Ilmu sebegini la yang kena dikongsi..bagi mereka yang tak mengetahui itu, akhirnya mengetahui. Aurat bukan hanya dijaga dikepala – perhiasan bagi wanita adalah rambutnya, tapi keseluruhan tubuhnya. Apa lagi yang lain?

Ringkasnya, di sini saya senaraikan had-had pandangan atau aurat bagi wanita menurut al-Quran dan hadis, dari apa yang saya baca dan fahami.. Fikirkan dan semuanya terletak atas keimanan anda.
1.BULU KENING

Menurut Bukhari: “Rasulullah s.a.w melaknat perempuan yang mencukur(menipiskan bulu kening / meminta supaya dicukurkan bulu kening)”.

Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari
2.KAKI

“Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar di ketahui perhiasan yang mereka sembunyikan”.

An-Nur :31

* Menampakkan kaki
* Melenggokkan badan mengikut hentakan kaki

3.WANGIAN

“Siapa sahaja wanita yang memakai wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka mencium baunya,maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zina”.

Riwayat Nasaie’,Ibn Khuzaimah dan Hibban
4.DADA

“Hendaklah meraka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi dada-dada mereka…”.

An-Nur :31
5.GIGI

“Rasulullah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya”.

Riwayat At-Thabrani

“Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik yang merubah ciptaan Allah”.

Riwayat Bukhari dan Muslim
6.TANGAN

“Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya”.

Riwayat At-Tabrani dan Baihaqi
7.MUKA DAN LEHER

“Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasanmu seperti orang jahiliyyah yang dahulu”.

  • Bersolek (make-up)
  • Menurut Maqatil : membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang jahiliyyah dengan sengaja.
8.RAMBUT

“Wahai anakku Fatimah ! adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya”.

Riwayat Bukhari dan Muslim
9.MATA

“Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pandangannya”.

An-Nur : 31

“Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pada pandangan yang pertama,ada pun pandangan seterusnya tidak di benarkan”.

Riwayat Ahmad,Abu Daud dan Tirmidzi
10.PAKAIAN

“Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan,maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan dihari akhirat nanti”.

Riwayat Ahmad,Abu Daud,An-Nasaie dan Ibn Majah

“Sesungguhnya sebilangan ahli neraka ialah perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat.Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium baunya”.

Riwayat Bukhari dan Muslim
  • Berpakaian tipis/jarang
  • Berpakaian ketat/nampak bentuk
  • Berpakaian berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu

“Hai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu,anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin,hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali.Lantaran itu mereka tidak diganggu.Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Al-Ahzab : 59
11.KEMALUAN

“Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin,hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kemaluan mereka (jangan berzina)”.

An-Nur : 31

“Apabila seorang perempuan itu sembahyang lima waktu,puasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya (tidak berzina) dan menta’ti suaminya,maka masuklah ia ke dalam syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya”.

Riwayat Al-Bazaar

“Tiada seorang perempuan pun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya,melainkan dia telah membinasakan tabir antara dirinya dengan Allah”.

Riwayat Tirmidzi,Abu Daud dan Ibn Majah
12.MUKA DAN TANGAN

Asma’ binti Abu Bakar telah menemui Rasulullah s.a.w dengan memakai pakaian yang tipis.Sabda Rasulullah s.a.w: “Wahai Asma’!Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaidh tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah sahaja”.

Riwayat Bukhari dan Muslim
13.MULUT (SUARA)

“Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya,tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik”.

Al-Ahzab : 32

“Sesungguhnya akan ada ummatku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain,iaitu kepala mereka dilalaikan oleh-oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan,maka Allah akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi”.

SUMBER : http://www.aceh-online.com/2009/03/15/menjaga-aurat-bagi-wanita/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s